[Sub Indo/CC]Love Playlist Season 4: Seo Jimin, Park Haneul, & Jeong Peurm Cut Eps 9 – 12 (Part 3)

By | August 30, 2019


Love Playlist Season 4
Episode 9
– Seo Jimin – Park Haneul – Jung Pereum –
STORY [Ini masa ujian] [Ini masa ujian]
[Apa yang kalian lakukan?] [Saya menonton Drama secara maraton] [Saya membaca webtoons] [Tapi kau tidak pernah membaca webtoons] [Mulai hari ini] [Anda menerima pesan dari Ddubi] [Jadi tidak ada yang belajar?] Maaf, aku sedikit terlambat. Tak apa. Kita masih punya waktu. Ayo kita mulai. Aku bab 1 – 4 Dan kau bab 5 – 8 kan? Ya Oh, Aku selesai belajar aku hanya memeriksa untuk memastikan. Apakah Anda tidak perlu untuk melihat, juga? Membaca catatan sebelum ujian membuat hanya mengingat sedikit. Jadi aku tak bisa. Kalau aku lebih baik ketika aku membaca catatan.
Tepat sebelum ujian. Aku gugup. Ini… Aku tau, 3 Ini 2 Apa ini? Itu… Ada di catatanku. 1 Ini sepertinya bab mu? Hm? Tunggu. Saya tahu bahasa Latin dan Slavia, tapi… Sebentar, Ayo kita lanjutkan bab 3 Hah? Waktunya. Ah, iya. Sudah selesai semua? Ya Aku masuk. Seru. Episode selanjutnya… [Aku sudah selesai belajar] Ah, bodo amat. [Ayo kita minum!] [Ajak Seoji juga!] Ada masalah? Em… Maaf Banget. Cuma satu kali saja. Aku merugikanmu lagi kali ini. Lagi? Kapan kau merugikanku? Saat tes wawancara. Aku tidak tau kau datang untuk wawancara juga. Dan menanyakan tempat tes padamu. Hei, Kau tidak meminta bantuanku. Aku yang mulai bertanya dulu.
“Kau butuh bantuan?” Selain itu. Aku gagal bukan karena aku terlambat untuk wawancara. Tapi karena aku mengacaukannya sendiri. Tetap saja, Aku ingin membantumu Dan belajar sangat keras Kenapa aku bisa lupa. Kau banyak membantu. Hm? Berkatmu, aku hanya belajar setengah Bab. Jika tidak, maka akan lebih buruk. Ayo pergi. Mereka sudah menunggu. Ah, Dia Seo Jimin. Pusat Cheerleader sekolah kita. Mereka anggota di klubku Hai, Anda masuk klub ini juga? Oh, iya. Oh, kau sudah kenal Yoon Oppa! Wow, Pureum! Kau sangat populer. Aku tak tahu kau bisa berteman dengan Pusat Tim Ceerleader? Belum lama ini, saya mewawancarai dia
untuk kegiatan duta besar. Sebenarnya, saya ingin berteman dengan dia. Jadi saya chat dia. Park sky Ini pertama kali kau bertemu yoon kan? Ini bukan pertama kalinya. Aku bertemu dengannya di ruangan klub. Oh ya. Ini masa ujian, kalian tidak belajar? Sudah terlambat untuk belajar. Minuman pasti terasa lebih baik
dalam ujian. Benar. Bukankah kau harus belajar? Aku dengar teknik kimia sangat sulit. Aku sudah belajar dengan teman jurusanku. Tentu saja. Tak mungkin kau keluar untuk minum saat waktu belajar. Ugh, aku tidak bisa. Wow, kau juga pintar? Apakah ada yang buruk tentangmu? Kami minta tambah bir. Ah, kenyang. Berhenti makan. Kau tidak makan? Oh benar. Kemarin liat pertandingan bisbol? Doosan pasti menang, Jika bukan karena kesalahan itu! Tidak juga. Bahkan tanpa kesalahan LG pasti sudah menang. Kau menonton bisbol juga? Ya, saya Boji (penggemar LG) Tahun lalu pasti mengerikan untukmu. Doosan mengalahkan LG 17 kali berturut turut. Sampai saat itu ada ungkapan “kemengan 17 berurutan” Oh, berarti… LG kalah dari Doosan 17 kali? Berturut turut? Tapi di akhir kami memenangkannya. Hanya menang sekali saja. Apanya yang “hanya”? Apa? Kau penggemar LG juga? Oh, benar. Park Haneul penggemar LG juga. Karena lagu mereka bagus. Lagu LG memang yang terbaik. Kebanggan Seoul Seragam mereka juga Maksud kalian, lagu legendaris yang
tidak bisa di dengar selama musim gugur? Apa kau melihat musim lalu? Doosan memenangkan musim reguler. Dan kalah di korea series dengan sesisih sedikit. Jika tidak bisa memenangkan korea series. Bukankah lebih baik untuk persiapan musim berikutnya? Itu yang ku maksud. Jika memang akan menang, menang kan. Korea Series dimenangkan oleh SK. Memenangkan musim reguler sudah mengesankan! Timmu baik baik saja tampa Yang Eun-ji? Entah, Setiap saya membeli seragam,
akhirnya meninggalkan tim. Hyeong. Apa kau ingin minum? Ah, tentu saja… Aku. Maaf, aku tidak melihat. Kau melihatnya. Woah, kalian kekanakan. Apa yang mereka bicarakan? Entah Tentang bisbol. Aku tidak mengerti apa apa. Oh… Seoji. Kau juga lihat bisbol? Ya, aku suka bisbol. Tim apa yang kau dukung? Aku SK. Oh… Tim yang mengalahkan Doosan di Korea Series? – Benar?
– Ya Ya ampun… Kau benar-benar “ChemEAngel”? Ya Saya memainkannya sebelum pergi wamil. Tidak heran Aku melihat kau di ruangan klub.
Kau begitu lancar main game. Benarkah? Hyeong Apakah Anda ingin bermain di kamarku? Benarkah boleh? Tentu saja. Sebentar. Stop Stop Stop Aku juga tinggal disana. Kenapa kau tak tanya aku? Bagaimana kau sangat mahir main game? Pertama-tama, rentangkan jari. Kapan kamu menjadi teman terbaik? Kenapa kau mengabaikan aku! Halo, jawab aku. [Ingin melakukan yang terbaik di ujian] [Ingin melakukan yang terbaik di ujian]
[Ingin melakukan yang terbaik di hubungan] Episode 10
– Seo Jimin – Park Haneul – Jung Pereum –
STORY Apa sudah selesai? Ya. Vidionya akan di upload minggu depan. Kukirim link ketika sudah di upload. Kau sudah berkerja keras. Terima kasih. Sama sama. Kau melakukannya dengan baik. Terima kasih telah membantuku. [Cheerleader 41 Han Areum] Ya, areum? Minggu ini? Kencan buta? Bagaimana ini, Aku tidak bisa ikut, Maaf. Em… Bersenang – senanglah. Iya. Kau sering pergi kencan buta? Ah, Kadang kadang. Sudah tidak lagi sekarang. Kenapa tidak lagi? Em… Tidak ada alasan? Peurm bilang ke pameran jaein eonni hari ini kan? Kenapa kau tidak kesana hari ini? Aku kesana besok. Jeong Perm hanya bisa hari ini. [Cinta Pertama] Sebentar, Minggu depan konser? Aku tahu. Aku memesan tiketnya. Makan? Aku sudah makan. Ok, aku akan menemuimu nanti. Pakai kacamatamu,
Jangan seperti waktu itu. Ya, Iya, baiklah. Ibu juga. Wow. Sama denganku. Apa? Cinta pertama. Nama kontak Ayahku “Cinta Pertama” Itu ibuku yang melakukannya, Dia marah jika aku merubahnya. Tetap saja. Kita masih melihat cinta pertama kita. Oh, ya Kau pergi ke konser.
Hanya dengan ibumu? Iya. Jadi kau pergi berkencan dengan ibumu? Bukan kencan. Konser. Tetap saja. Kau seperti anak yang baik. Aku melakukannya karena keinginan Ibuku. Karena jika tidak, dia akan marah? Iya. Kau selalu seperti ini, Kau tetap melakukannya,
meskipun tidak menginginkannya. Seperti yang kau lakukan pada jeong perm. Pada ibumu juga. Kau malu ya? Tidak. Kau melakukannya dengan tulus
Tak perlu malu. Menurutku itu keren. Hah? Ah. Tali sepatu yang kau ikatkan benar benar kuat. Bagaimana mengikatnya? Ajari aku juga. Itu? Rahasia. Rahasia? Ini bukah hal yang besar. Ah, lupakan Akan kucari sendiri. Baiklah. Belajar dengan baik. Aku pergi. Katakan padaku… Iya, peurm. Seoji. Bagaimana wawancaranya? Aku minta maaf tidak bisa datang hari ini. Aku punya kelompok tugas besok. Jadi hanya hari ini
aku bisa pergi ke pameran kelulusan. Tak apa. Aku melakukannya dengan Haneul. Aku punya banyak benda lucu dari pameran. Aku punya sesuatu untukmu. Sungguh? Makasih. Apa itu? Pokoknya keren. Benarkah? Bisakah saya pergi ke pameran kelulusan jaein eonni? Tentu saja. Dia akan senang sekali. Teman temannya berangkat wamil
jadi tidak bisa datang. Ah, Kau bisa pergi dengan Park Haneul besok. Dengan Haneul? Ya, [Haneul, kau mau pergi ke pameran
jaein eonni denganku besok?] [Tentu, ayo pergi] [Jika kau bertingkah sudah dekat, sebenarnya tidak] [Jika kau bertingkah sudah dekat, sebenarnya tidak]
[Jika kau merasa tidak dekat, sebenarnya tidak] Episode 11
– Seo Jimin – Park Haneul – Jung Pereum –
STORY [Kita bertemu di depan pameran jam 4 sore ya?] [Pusat Seni Mapo] [Dimana Rumahmu?] Aku akan menjemputmu. [Aku sudah sampai] [Park Haneul] Kau tidak perlu menjemputku. Sekalian, sejalan. Dan juga, kau tak tau arah. Aku sakit kepala jika kau terlambat. Aku sangat tahu arahnya. Aku suka pergi ke pameran.
Aku beberapa kali ke sana. Aku yakin, aku lebih tau dari pada kau. Ayo pergi. Di sekitar sini… Benar, lewat sini. Bukan disini. Hm? Kau bilang tau. Kau buta arah. Oh… Bukan itu. Aku mau mampir ke suatu tempat. Percaya padaku dan ikut saja. Ada banyak toko roti. Banyak, tapi mereka tidak punya ini. Jaein Eonni bilang kalau dia suka ini Ketika kami satu kelompok di kelas Dengan selai nanas. Disini satu satunya tempat yang menjual ini. Saya berfikir apa yang saya berikan untuk dia. Dan ku pikir lebih baik memberi apa yang dia suka. Dia akan menyukainya. Apa lagi? Mana yang kira kira dia suka? – Aku bayar dulu.
– Ya Ini untuk hadiah , tolong bungkus dengan baik. Tunggu sebentar. Oh? Kita harus cepat. Pameran akan segera selesai. Gaga gara kamu. Itu akan berhasil. – Seperti yang terakhir kali.
– Hah? Eonni (Kakak) Kalian datang? Ya, tentu saja. Aku senang kita datang sebelum diberskan. Karena itu kalian datang disaat yang tepat. Ini hadiah. Saya membelinya dengan Heneul. Katanya Eonni akan menyukainya. Haneul? Makasih. Kenapa kau..? Kau memang bilang kan,
Dia akan menyukainya. Haneul, makasih ya. Ayo kita lihat. Ini roti favorit saya. Dengan selai nanas kan? Iya, benar. Sudah lama aku tidak makan roti ini. Aku sangat ingin roti ini. Enak. Eonni, Anda yang membuat semua ini? Bagus sekali. Noona. Sudah makan? Semua orang yang datang mengajakku. Aku makan dengan Hyunseung.
Junmo dan Minwoo. Aku akan minum dengan mereka nanti.
Apakah Kau mau ikut? Tidak. Nikmati waktu Anda dengan mereka. Aku mengerti. Biarkan aku menata ini dulu. Lihat – lihatlah Eonni, mari saya bantu. Tidak usah. Akan lebih cepat jika dilakukan bersama. Baiklah. Tolong ambilkan itu. Hei, Sudah. Hm. Cepat. Kau melakukan hal baik hari ini. Dimana kamu belajar melakukannya? Apa? Ini. Kau memberikan ini padanya? [Aku yakin, aku satu satunya orang yang menerima
Hadiah sepeti ini dari Haneul.] Hanya bermain game. Ya [Ada kelas kosong hari Jum’at?
Mau makan siang denganku?] Setuju. [Pertarungan awal ada di depan] [Awal pertarungan ada di depan]
[Awal dari sesuatu, dimulai dengan sebuah pesan] Episode 12
– Seo Jimin – Park Haneul – Jung Pereum –
STORY Siapa membaca koran zaman ini? Apakah tidak terlalu usang? Ada yang melakukan. Mereka yang jurusan ilmu komunikasi sepertimu. Aku tidak kuliah untuk melakukan ini. Kau ingin makan dimana? Park Haneul Haruskah aku berhenti kuliah? Hei, Kau temanku bukan? [Dimana Pureum?] [Dimana Pureum?]
[Kenapa dengan Perm?] [Dimana Pureum?]
[Kenapa dengan Perm?]
[Hanya kita berdua dari hari ini.] Seoji. Sepertinya ada hal baik? Iya. Ada. Apa itu? Beritahu aku. Em. Jangan sekarang. Baiklah. Ah, Lapar. Hei, Ruangan klub kita tepat di samping
Klub Creers Leader. Kenapa kita tidak punya
kencan buta dengan mereka? Karena itu. Kau tau pusat mereka? Seo Jimin Harapanku bisa kencan dengannya. Aku dengar dia agak cuek. Sudah datang? Iya Setelah latihan Aku jadi lapar. Aku dengar menu kantin hari ini di seolleongtang. Kelihatannya Enak bukan? Pergilah dan ganti baju. Tunggu sebentar ya. Ya. Kau tidak makan ini kan? Boleh ku makan? Makasih, ku makan ya. Mari kita makan bareng saat
sama sama tidak ada jadwal. Baiklah. Aku sangat kenyang. Ada rencana apa hari ini? Hari ini? Em… Oh? Tali sepatumu lepas. Biarkan aku mencoba. Aku bisa melakukannya. Hah? Selesai. Aku melakukannya dengan benar kan? Ya. Jadi apa rencanamu hari ini? Aku harus pergi minum dengan senior klub. Kamu? Aku ada kegiatan tur kampus dengan Pureum.
sebagai tugas kedutaan besar. Setelah itu ada tugas kelompok di kelas. Oh iya. Aku harus membeli sebuah buku untuk diskusiku. Buku apa? Memahami Film. Apakah Profesor Park Taewon? Benar kau ambil kelas itu juga? Iya. Aku punya buku itu. Ingin meminjamnya? Iya, aku pinjam. Aku akan traktir makan lain kali. aku tidak ingat dimana aku menaruhnya. Sepertinya di dalam loker. Boleh aku mengambilnya? Kau harus pergi, kan? Oke, Ini loker #27 di Fakultas Bisnis.
Sandinya… Biar kutebak. Apa… 1001? Benarkan? Bagaimana kau tahu? Itu ulang tahunmu. Kita makan barbekyu bersama. Oh. Benar. 1001 Sandi lokerku dan lihat disana. Ketemu. Hai, Aku Anggota Duta Besar angkatan 22, dan aku disini
untuk membimbing tur Universitas Seoyeon. Aku Jeong Peureum Mahasiswa tahun 2018
Jurusan Ilmu Komunikasi Senang bertemu dengan kalian. Mengapa kau menjadi anggota Duta Besar? Aku bertanya-tanya mengapa. Mengapa aku mengikuti ini? Kenapa aku, Mengikuti ke departemen ini? Aku juga tidak tahu. Mari kita mulai tour wisata kampus. Kau baik baik saja? Tidak Apa kau menginginkan terlihat seperti ini Ada apa? Aku tidak menyukai jurusanku,
dan aku gagal dalam ujian. Aku tersesat dan tidak tau
kemana tujuan hidupku. Bagaimana aku bisa memberikan tour ke orang lain? Lalu? Kau mau berhenti? Bisakah? Ayo minum. Kita harus minum hari ini. Beratkan? Tentu saja. Aku pernah jadi pemimpin juga.
Itu tidak mudah. Lengan dan kaki harus harmonis. Apakah kau melihatnya?
Ini sangat istimewa. Ini banyak hal. [Seoji, lagi apa?] [Mau minum denganku?] [Suasana hatiku sedang buruk] Sunbae dari jurusan Ilmu Komunikasi kan? Aku punya teman dari jurusan tiu.
Dan dia ingin ikut minum. Aku ingin ajak dia gabung
dengan kita, tak apa? Seo Jimin Apa yang kau bicarakan? Tentu saja tidak apa apa. Sangat menjengkelkan ketika ingin minum.
Tapi tak teman. Kau tau? Aku sangat tau. Sebentar, apa saya mengenalnya? Peureum, disini. Oh! Bada bada, Senior Kim Bada? Aku adalah penggemar berat Anda. Aku melihatmu Cheer Leader, Sangat Keren. Lihat kan? Bada Bada Kimbada
masih mendengar julukan itu… Mari kita minum. Sebuah kehormatan. Senang berkenalan denganmu. Ayo minum. Kita harus minum hari ini. Jeong peureum,
Mengapa kau mengambil jurusan ini? Biar kutebak,
Kau ingin jadi sutradara film? Atau jurnalis? Saya ingin menjadi MC. Tapi aku jadi tidak yakin setelah hari ini. Jurusan ini agak jauh dari mimpiku. Ah iya, Kalau begitu, ketika ada kegiata di luar sekolah,
Kau ingin menjadi MC? Aku tidak selalu punya waktu, Jika kau mau, Ada seorang senior MC laki laki,
2 tahun yang lalu. Aku bisa memperkenalkannya padamu. Sungguh? Saya sangat mau. Aku sangat beruntung bisa bertemu
senior jurusan yang baik seperti Anda. Ah, sungguh. Ayo kita minum. Terima kasih banyak. Sungguk makasih. Kerja bagus.
Selamat tinggal. Selesai. Aku melakukannya dengan baik kan? Ya Apa kau sudah merasa lebih baik? Iya. Bukan hanya lebih baik.
Saya sangat senang. Makasih Seoji. Aku punya banyak pikiran seperti masa pubertas. – Masa puber? – Iya. Kupikir jurusan ini bukan untukku. Seo ji Mengapa Anda memilih jurusan ekonomi? Aku memilih berdasarkan prestasiku. Dan ketika nilai matematikaku jelak.
Aku berhenti. Dan menyerah dengan jurusanku. Tapi kau harus mengambil ujian masuk dua kali.
Tidakkah kamu merasa terburu-buru? teman teman lain seperti itu. Mereka hawatir dengan cuti 1 semester. Aku sedih bahwa aku harus belajar 1 tahun lagi. Karena itu Aku harus melakukan apa
yang ingin ku lakukan sekarang. Kenapa? Seoji Kau adalah temanku,
tapi kau sangat keren. Aku ingin menjadi sepertimu. Kenapa? Kau orang yang asik Kau mudah berteman dengan siapapun. Saya pikir itu yang keren? [Agar kau tau cara mengikat] [Link: Cara mengikat tali sepatu] Siapa? Park Haneul Apa artinya ini? Kapan kau jadi dekat? Aku cemburu. Apa ini? Apa yang terjadi antara kalian berdua? Jujurlah. [Ngantuk…] [Ngantuk…] Kupikir kalian berdua pacaran. Aku? Dengan dia? [Saya pikir Mencintai itu…] [Saya pikir Mencintai itu…]
[Sangat Manis] Hai, Lama tak jumpa
Penonton Jeong Peureum TV Saya Jeong Peureum. Mari saya kenalkan dengan sahabatku, Parksky Hentikan. Dia memeriksa hasil ujiannya. Hei, Bukannya kau mengambil kelas ini dua kali? Ku pikir kau harus ambil lagi? Jika kau Depresi, minum ini. Ini adalah minuman dengan
rasa manis dan asam buah. Ini akan melegakan mu dari depresi. Advertiser dari Menit Pembantu,
Apakah Anda menonton? Jeong Peureum TV
sangat bagus untuk iklan. Tolong hubungi aku. Tidak seru, Matikan. Ini seru Apakah kau sudah memeriksa nilaimu? [Subtitle by ‘Asaa Anyahdiyani]
[Jangan Lupa Like, Comment, dan Share]
[Subscribe dan hidupkan Lonceng (Notifikasi)]
[Part 4 Segera]
[Eps 13 – 16]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *